Asasunnajah header

Kepada Yang Tercinta Diriku, I Love You (Sebuah Self-Talk)

16 komentar

Surat Cinta Untuk Diri Sendiri

Guys ... setiap orang pastinya pernah berada di fase yang tidak nyaman, tak terkecuali diriku. Namun  nyaman dan tidaknya suatu kondisi seseorang bisa juga tergantung pada mindset dan cara mengelola situasi. Sesulit apapun kondisi jika mindset sudah kuat maka akan terasa nikmat. Kabarnya aktifitas self-talk ini bisa menjadi sebuah therapi agar kita bisa berdamai dengan situasi.

Seperti apakah self-talk itu?

Pengertian Self-Talk

Jujur guys, aku baru mengenal istilah self-talk ya baru-baru ini, tepatnya setelah mendaftar challenge menulis blogspedia. Sebelumnya meskipun gemar dengan bacaan-bacaan tentang psikologi, rasanya belum begitu meresapi istilah ini.

Mengutip dari laman healthline,

self-talk adalah dialog internal pada diri sendiri yang dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar dengan mengungkapkan pikiran, pertanyaan, serta gagasan, yang diucapkan dalam hati atau disuarakan secara lantang sehingga menjadi sugesti bagi diri sendiri. Self-talk membantu diri sendiri menjadi lebih sadar dalam berpikir, merasa, dan bertindak.

Aktifitas self-talk ini sangat bermanfaat untuk :

  • Membantu berdamai dengan situasi yang tidak bisa dikontrol.
  • Membantu meredakan stress.
  • Meningkatkan perfomansi diri.
  • Menjadi pribadi yang senantiasa beraura positif.
  • Membantu diri melakukan self-reflection
Ada dua macam self-talk yaitu self-talk negatif dan positif.  Kabar buruknya self-talk negatif cenderung kepada pikiran yang bersifat pesimistis, tidak percaya diri, dan mudah menyerah. Sebelum tahu tentang teori ini, nampaknya dahulu aku pernah menjadi subyek dari self-talk positif deh.

Makanya untuk melenyapkan pikiran-pikiran itu butuh perjuangan keras dan melewati waktu yang tidak instan guys. Dengan cara apa untuk melenyapkannya? 

Ya dengan self-talk positif inilah mental blok yang kadung mendarah daging bisa diruntuhkan. Tentu saja lewat proses panjang. Jadi yang masih berjuang, jangan menyerah ya guys. Kalian pasti bisa. Hingga detik ini pun aku masih terus berusaha untuk menanamkan pikiran positif. 

Beruntung sekali aku dipertemukan dengan circle yang sangat mendukung, dan inilah surat cinta untuk diriku sebagai sebuah self-talk. 

Teruntuk diriku ...

Entah sejak kapan tepatnya aku telah lupa, namun pada hari ini aku sangat bersyukur perlahan telah mulai mengenalmu lebih dekat. Ternyata kau adalah perempuan hebat dan kuat. Maafkan aku yang telah sekian lama kurang menghargai kelebihanmu.

Sudah pasti tidak mudah untuk melewati ribuan jam hingga sampai pada detik ini. Detik dimana aku mulai benar-benar mencintaimu. Dimana pada milyaran menit yang berlalu itu kerap kali diwarnai oleh kekecewaan dan penolakan tapi ternyata kamu sanggup melewatinya tanpa menyerah sedikitpun. 

Wahai diriku ...
Terimakasih untuk seluruh kesabaranmu menghadapi milyaran detik yang terkadang tak jarang menawarkan kepedihan juga kenyataan yang tak sesuai dengan harapan. Tapi kamu telah sukses melewatinya dengan menyedikitkan keluhan. Terimakasih untuk segala proses yang kau jalani.

Aku mengerti bahwa setiap diri tidak lepas dari kekurangan, tak terkecuali dirimu. Namun aku bangga padamu yang tak menjadikan segala kekurangan, kekhilafan di masa lalu sebagai rutukan. Tapi menjadikannya sebagai bahan evaluasi. Aku pun bangga kau telah menjadikan istighfar sebagai penawar dikala memori mengajak bernostalgia dengan masa suram.

Wahai diriku,
Hari ini adalah awal bulan, saat tepat untuk menata diri, menata hati, dan apapun yang masih berserakan. Aku ingin mengajakmu untuk melepas semua kenangan-kenangan pahit masa silam dan membuka lembaran baru, kembali hadir dengan segenap jiwa dan raga membersamai jiwa-jiwa yang suci tanpa dosa sebagai amanah yang telah Dia titipkan.

Wahai diriku,
Aku sadar bahwa melepas egoisme itu tidak mudah, tapi kamu pasti bisa mempersembahkan waktumu untuk memaksimalkan masa emas amanahNya yang hanya 6 tahun. 

Kamu tak perlu khawatir kehilangan waktu membersamai diri sendiri ko'. Kamu pasti bisa mengatur waktu untuk dirimu, belahan hati, juga amanah lainnya. 

Oya, kamu tak perlu tergesa-gesa dalam mencapai impian. Tenang saja asal kamu bergerak pasti akan sampai pada tujuan. Untuk saat ini yang terpenting adalah selalu ingat skala prioritas. Kesehatan fisik dan mental seluruh keluarga adalah hal yang harus diutamakan. Kamu masih ingat kan bahwa rizki itu bukan materi semata. Namun ketika kamu masih bisa bernafas dengan lega tanpa harus mengeluarkan satu rupiah pun itu adalah rizki yang nyata.

Pesan Untuk Diriku

Wahai diri terimalah pesan dariku yang sekiranya bermanfaat untukmu. Kamu punya Allah, cobalah untuk semakin mendekatinya di waktu-waktu yang Allah suka menerima hambaNya yang selama ini kau masih suka alpa. MemilikiNya dengan utuh melebihi dunia seisinya. 

Kamu juga memiliki kalamullah yang ingin terus kau jaga erat hingga akhir hayat. Kelak ia lah sebaik-baik teman dikala sendirian. Maka jangan sekali-kali kau abaikan. 

Wahai diriku ... 
Lingkungan dan kehidupan telah memberimu banyak pelajaran, bahwa dunia bukanlah tujuan. Maka jangan ragu untuk berbagi kebahagiaan dan kemanfaatan. Kamu pasti sudah tahu bahwa dengan berbagi, tak akan sedikitpun mengurangi jatah rizki. Maka sekali lagi mantapkan hati. 

Wahai diriku yang telah memahami kelemahanku, teruslah mengais ilmu dan hikmah untuk menambal kekuranganmu. 

Oya satu lagi, kau tak perlu merasa aneh dengan perbedaan. Kau pun tak perlu merasa malu menjadi bagian dari golongan yang sedikit, sebab yang sedikit itulah yang istimewa. Karna setiap manusia adalah berbeda, dan perbedaan bukanlah penjara untuk merasa bahagia.

Untuk sementara sekian dulu surat cinta dariku.
Sekali lagi I Love You, tetaplah berproses untuk menjadi yang terbaik versimu.

Penutup

Sekali lagi surat cinta ini ditulis sebagai bentuk afirmasi positif, karna  alangkah beruntungnya jika kita bisa menerima, menyayangi, mengapresiasi dan mencintai diri sendiri. Dengan begitu kita tak perlu lagi menunggu penerimaan, kasih sayang, apresiasi juga cinta dari orang lain yang terkadang datangnya tidak pasti.

Sebaliknya ketika kita telah menerima, menyayangi dan mencintai diri sendiri maka akan menjadi mudah untuk menebar cinta dan kasih sayang pada sesama. 

Sebuah kalimat bijak menyisakan satu pesan bahwa menjadi diri sendiri jauh lebih baik dan menyenangkan dari pada menjadi seperti apa yang orang lain harapkan lalu kita menjadi kehilangan diri sendiri.

Sekian.

#13DaysBlogspediaChallenge
#blogspedia

 






Asasunnajah
Seorang ibu tiga anak yang sedang gemar belajar menulis dan berjualan online. _Salam silaturahim_

Related Posts

16 komentar

  1. penting banget buat surat cinta tuk diri sendiri seperti ini, sebagai pengingat, sebagai ucapan terima kasih yang telah berjuang dan tidak menyerah, agar kita bisa lebih baik dan terus lebih baik lagi menjalani sisa hidup ya Mbak :)

    BalasHapus
  2. Selain banyak manfaatnya, self talk jg jadi oengingat diri dikala down ya mbak. Jadi pengikat kejadiann juga agar tak lupa

    BalasHapus
  3. aku suka sama surat cinta untuk diri sendirinya. dalem banget dan tulus. self talk banyak sekali ya manfaatnya bisa di coba nih. aku belum pernah juga buat tulisan kaya gini.

    BalasHapus
  4. Self-talk....
    iya mbak nafis benar sekali, sesering mungkin dengan kesadaran tinggi dalam melakukannya akan ada efek yang bagus. Apalagi sebelum melakukannya ambil napas perut dulu, lalu sambil mengaca dan self-talk. Hal yang sedikit saja tapi rutin dilakukan, hasilnya juga kerasa.

    Kalau mbak nafis lebih nyaman dengan menulis, ya?
    Bagus mbak, tulisannya juga membuat saya belajar menyelami hidup. Thankiss mbak nafis

    BalasHapus
  5. jadi ini semacam introspeksi dalam dalam bentuk tulisan ya, mbak. keren nih, dan bakal aku coba, walau sebenernya aku udah sering nulis semacam puisi buat diri sendiri. hehe..

    BalasHapus
  6. What a beautiful words mba. Self-talk positif bisa membuat alam bawah sadar ikut positif juga. Semoga selalu kuat di tengah peliknya hidup ini ya :')

    BalasHapus
  7. Setujuuuu..
    Jadi diri sendiri itu lebih asyik dan nyaman, tanpa perlu repot mikirin apa pendapat orang lain.
    Wong hidup ini kita jalankan untuk diri sendiri juga..

    BalasHapus
  8. aku juga pernah nih self talk dan ngirim surat ke diriku sendiri, tapi lupa sekarang suratnya dimana :D

    BalasHapus
  9. Aku semalem juga self talk ma diriku mbk.. Emang adakalanya kita harus memberi apresiasi untuk setiap hal positif n baik yg sdh kita lakukan ya.. Adakalanya istirahat juga.. Jangan malah nge push terus.. wkwkkw.. Anyway nice sharing mbk.. Semangat u para perempuan hebat diluar sana..

    BalasHapus
  10. Penting bgt yaa selalu selftalk dan mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain ;)

    BalasHapus
  11. Self talk yang membuat diri semakin bersyukur dan percaya diri dengan kelebihan yang dimiliki ya kak..

    BalasHapus
  12. Alhamdulillah ya mba self talk membuat lebih bahagia dan bersyukur. Aku juga mau ikutan tapi belum daftar nih Mbak

    BalasHapus
  13. Boleh juga nih tulisannya, gak sengaja "kejedot" baca tulisan ini. Serasa diingatkan untuk bersyukur.

    BalasHapus
  14. Saya belum pernah nih buat surat cinta untuk diri sendiri, boleh juga nih idenya menarik. Setidaknya dengan cara ini juga kita lebih mencintai diri ya ..

    BalasHapus
  15. ini bener, penting banget mencintai dan menghargai diri sndiri, kadang sampe lupa dan nggak kepikira sig buat mengapresiasi diri sendiri dgn menulis begini,, terharu bacanyaaa

    BalasHapus
  16. Buat orang yang thinking introvert kek aku.. self talk itu paling ampuh untuk bikin mood yang nggak asyik jadi asyik lagi. Susah dengerin orang lain soalnya wkwk.

    BalasHapus

Posting Komentar