Asasunnajah header

Melarung Jenuh di Dlundung Waterfall, Alternatif Wisata Murah di Mojokerto

14 komentar

wisata murah di Mojokerto



Berkecipuk dengan air entah di kolam renang atau di kali adalah definisi travelling (baca: mbolang) bagi anak-anak. Seperti yang biasa kami lakukan, ketika ide mbolang sudah mentok  melarung jenuh di kali ndlundung sebagai alternatif wisata murah di Mojokerto adalah pilihan. 

Entah yang ke berapa kami telah menyambangi Edensor versi Indonesia ini (kaya udah pernah tahu edensor aja), sejak pertama kalinya menemukan Ndlundung Waterfall makin kesini hasrat mbolang makin tumbuh subur aja. Disinilah kumerasa beruntung berprofesi sebagai follower suami yang sangat mengerti passion istri. hihi

Dlundung Waterfall Alternatif Wisata Murah di Mojokerto


Wisata murah di Mojokerto
Doc pribadi



Adalah sebuah tempat wisata yang terletak di Desa Ketapan Rame Trawas Hutan Mojokerto Jawa Timur, sebuah tempat andalan kami untuk ngadem. Seperti siang ini, saat rumah terasa panas lantaran mati listrik maka sebagai alternatifnya mencari pendingin alami berbaur dengan alam. Tak butuh waktu lama untuk sampai ke sana, dari tempat tinggal kami yang berada di Krian Sidoarjo kurang lebih sekitar tujuh puluh menitan waktu yang kami tempuh. Namun jika ditempuh dari Surabaya jarak yang terbentang kurang lebih 60KM.

Cuaca yang cerah siang ini tak mengurangi hawa sejuk khas pegunungan begitu kaca mobil terbuka. Di depan pintu gerbang lokasi wisata seorang petugas menyambut kami, setelah jumlah peserta dicek dengan rincian empat orang dewasa satu anak-anak dan dua balita kami dikenai Rp.55.000 plus biaya parkir mobil Rp.5000. 

Seperti biasanya sejak era new normal protokol kesehatan diberlakukan, hanya saja siang ini kami tidak melewati sesi cek suhu tubuh. Setelah urusan pembayaran selesei kendaraan kami pun melaju pelan mencari tempat parkir yang strategis. Di sisi kiri nampak area perkemahan dengan beberapa deretan tenda sementara di sisi sebelah kanan bawah nampak juga warna-warni tenda dengan tikar tergelar didepannya.  


Taman kelinci dlundung
Taman kelinci tampak dari warung lesehan



Seperti biasa kami memilih parkir di depan warung dekat area taman kelinci. Inilah tempat favorit kami menikmati es cappucino ditemani telo goreng dan ote-ote panas yang baru saja dientas dari penggorengan di warung lesehan seraya menatap taman-taman bunga di bawahnya dan gemericiknya aliran kali. 

Sementara anak-anak berkecipuk dengan dinginnya air kali yang berhulu di Dlundung waterfall, emaknya pun tak melewatkan kesempatan untuk mengabadikan moment dengan smartphone jadul andalan dari lesehan. Sayangnya kondisi baterei handphone melemah lantaran belum sempat ngecharger, alhasil sesi photo pun hanya secukupnya sahaja.

Sambil menanti pesenan minuman datang, aku pun turun ke bawah menuju kamar mandi. "Nyesss" kepala yang tadinya terasa ngepul seketika kembali fresh oleh basuhan air pegunungan asli. Rasanya pingin  ngangkut airnya ke rumah saja. haha

Usai dari kamar mandi, pesanan minuman rupanya sudah terhidang di meja. Aaah saatnya nyeruput es cappucino favorit sambil sesekali nyemil hot fried telo alias telo goreng anget plus mengawasi anak-anak yang lagi berkecek ria di kali. haha 

Hembusan angin pegunungan yang membelai-belai menambah suasana makin "Sempurnaaaa!"  Kepenatan pun luruh seketika. Alhamdulillah ...

Spot Menarik Di Dlundung


Sebenarnya ada banyak sekali spot menarik selain warung lesehan dan kali andalan kami, ada banyak area lain yang instragamable untuk di kunjungi di Dlundung waterfall. Namun lantaran jiwa emak-emakku yang males berlelah-lelah alias pinginnya leyeh-leyeh aja sehingga hanya beberapa spot aja yang kami kunjungi. 

Tapi kalau kalian berkunjung kesini jangan lewatkan spot-spot menarik berikut ini ya guys :

1.Taman Kelinci


Taman kelinci dlundung waterfall
Taman kelinci



Photo ini diambil di area taman kelinci ya temans. Dan kalian pasti bertanya, ko' gambar kelincinya nggak ada? Hihi maaf banget ya, abis ngubek-ubek galeri nggak nemu photo yang ada di kandang kelinci, ya udah pake photo ini aja.

Tapi di area ini ada kandang kelincinya yang lumayan luas, anak-anak pun bisa bermain dan memberi makan kelinci sepuasnya. Sementara emaknya bisa leyeh-leyeh di kursi taman yang tersedia, dan pastinya nggak ketinggalan sesi photonya.

Oh ya, di area ini bisa juga sambil menikmati dinginnya air kali yang begitu menyegarkan, pokoknya siap-siap aja kamera biar nggak mati gaya.

2. Jembatan Bambu


Jembatan bambu dlundung waterfall
Jembatan bambu


Bagi orang kampung jembatan ini bisa jadi nampak biasa aja. Tapi bagi turis kota, percayalah kalian akan dibikin uwow dan nggak bosen-bosennya phota-photo. Perpaduan antara jembatan bambu yang terbentang diatas sungai dangkal dengan air yang begitu jernih dihiasi bebatuan, dikelilingi warna-warni tanaman makin menambah sedapnya pemandangan.

3. Tangga yang instagramble


Beberapa kali sambang ke lokasi Dlundung waterfall, jujur aja sih seingatku hanya dua kali aku menapakkan kaki di area air terjunnya. Di jalan setapak menuju air terjun inilah tangga yang dimaksud. Sayangnya aku nggak sempat mengabadikan gambarnya. Jadi mohon maaf ya ...

4. Bumi Perkemahan Dlundung


Bagi kalian yang hobi camping tempat ini bisa jadi rekomendasi camping bersama keluarga. Bahkan beberapa sekolah mengadakan perkemaan disini. Menurut informasi yang kudapat untuk sewa bumi perkemahan dikenai biaya 5000/orang, sementara untuk sewa tenda kisaran Rp.20.000 hingga Rp.50.000. 

5. Kincir Angin


Sejujurnya aku baru tahu sih kalau ada spot kincir angin di lokasi ini. Bangunan yang nampak tinggi menjulang mirip menara yang terpasang kincir di sisi-sisinya ini sebenernya tidak berfungsi sebagai kincir sih. Tapi kalian tak perlu jauh-jauh ke negeri seberang untuk bisa menyaksikan dan photo dengan latar kincir angin bak di negeri Belanda. Cukup di Dlundung waterfall pun kalian bisa. hehe

6. Cuban Dlundung


Inilah spot utama dari Dlundung waterfall. Air terjun yang nggak terlalu tinggi ini airnya benar-benar jernih. Tak ayal, anak-anak langsung menceburkan diri begitu sampai spot ini. Dan seperti biasa emak hanya menatap dari pinggiran sambil photo-photo sahaja. hehe

Sebenarnya masih ada banyak spot lagi tapi akan lebih puas jika kalian menyambangi langsung wisata ini.


Tips Menikmati Wisata di Dlundung Waterfall


Bagi kalian yang sudah memasukkan lokasi ini dalam list travelling aku punya tips nih biar bisa menikmati wisata dengan khusyu' (kaya lagi ibadah aja).

  1. Pastikan saat hendak berwisata kondisi badan dalam keadaan sehat dan jangan lupa sarapan terlebih dahulu.
  2. Perhatikan protokol kesehatan (pake masker, jaga jarak, cuci tangan bila diperlukan)
  3. Siapkan perbekalan yang diperlukan makanan maupun pakaian ganti secukupnya, lebih-lebih yang membawa serta balita dan anak-anak.
  4. Jika ingin menikmati wisata dengan santai dan enjoy, pastikan kalian berkunjung diluar weekend atau tanggal merah ya sebab jangan tanya, sikon di weekend dan tanggal merah pengunjung bakalan mbludak.
  5. Jangan lupa siapkan kameranya untuk sesi photo-photo.
  6. Dan yang paling penting tetap ingat Allah di manapun berada. hehe

Itulah sekelumit ceritaku tentang tempat ngadem favorit di lokasi Dlundung waterfall sebagai alternatif wisata murah di Mojokerto. Nantikan cerita tentang tempat ngadem berikutnya ya.









Asasunnajah
Seorang ibu tiga anak yang sedang gemar belajar menulis dan berjualan online. _Salam silaturahim_

Related Posts

14 komentar

  1. Tempatnya cantik banget mba. Emang bikin rileks pikiran ya..

    BalasHapus
  2. Waahh... Semoga aku ada kesempatan roadyrip ke pulau jawa lagi... Ingin coba ke sini

    BalasHapus
  3. Hwaa aku pengen ke sana juga 😭 taman kelincinya estetik banget

    BalasHapus
  4. Enak banget nih tempatnya. Apalagi bisa buat camping juga. Ajak anak-anak pasti happy 🤩

    BalasHapus
  5. taman kelinci aku kira memang ada kelincinya mbak, hehe..
    untuk semua biayanya memang termasuk murah banget sih mbak, pasti worth it ya sama tempatnya.
    duh jadi pengen main ke air terjun nih, hihi..

    BalasHapus
  6. Puas banget ya mbak kalau liburan kayak gini. Butuh seharian ini kalau mau menikmati semuanya

    BalasHapus
  7. Wah kak di Mojokerto, ya? Kalau lewat Pacet gitu jauh nggak ya ke Dlundung? Mayan nih dicoba kalau bosen sama Batu-Malang

    BalasHapus
    Balasan
    1. enggak jauh ko' mbak cobain mbak aku seringnya sekarang ke trawas, banyak pilihan tempat. hihi

      Hapus
  8. Mbakkkk ... photo air terjunnya mana kah? btw telo goreng itu apakah ketela goreng? kalau ote ote itu bakwan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. air terjunnya di belakangku foto berdiri sambil gendong, tingginya emang nggak terlalu., aksesnya mudah ...

      Hapus
    2. haha, iya teh ote-ote itu bakwan alias gorengan sayuran, hihi

      ini kok apik sih mbak, mana nih foto jembatan instagrammablenya? penasaran. Pernah ke mojokerto tapi ga tahu kalo ada tempat wisata sebagus ini ih, dulu cuma ke tempat yang ada budha tidurnya itu mbak..

      semoga sehat selalu yaa ning nafis sekeluarga.

      Hapus
  9. Tempatnya indah sekali. Pengen juga berwisata alam tapi belum sempat. Apalagi di sini wisatanya jauh-jauh kalau alam

    BalasHapus
  10. Alhamdulillaah ya Mbak udah bisa jalan2 yang penting patuhi protokol kesehatan aja in sya Allaah aman. btw ini tempatnya asyik sekali ya banyak spot menarik gitu. Suka juga liat view tamannya

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email